Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Bagi Sahabat yang ingin melamar pekerjaan disebuah perusahaan / instansi tertentu, pasti akan membutuhkan surat lamaran kerja, curiculum vitae (CV) dan lainnya sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan. Dan ternyata diterima tidaknya kita juga sangat tergantung dengan surat lamaran kerja atau CV yang kita buat. Bagaimana tidak, jika CV yang kita buat baik dan benar, tentu ini akan jadi sebuah pertimbangan bagi pihak perusahan untuk menerima Anda di perusahaannya. Lalu bagaimana cara membuat CV yang baik benar? pada halaman ini akan saya jelaskan cara membuat curiculum vitae yang menarik baik dan benar pastinya. Untuk itu, silahkan simak terus tulisan ini sampai selesai.


Curiculum vitae atau yang lebih akrab ditelinga kita dengan sebutan CV atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan daftar riwayat hidup atau juga disebut sebagai resume adalah sebuah deskripsi tertulis tentang biodata diri dari seseorang yang meliputi nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan atau skill yang dimiliki dan lain sebagainya yang digunakan oleh para pencari kerja untuk melengkapi komponen surat lamaran kerja.

Bagi Anda yang selama ini sudah sering melamar pekerjaan, namun sampai saat ini belum ada yang berhasil. Mungkin kesalahannya ada pada curiculum vitae CV yang Anda kirimkan. Karena sekali lagi, CV akan sangat mempengaruhi perusahaan untuk menerima atau tidak Anda pada perusahaannya. Hal ini tentu berpengaruh juga dikarenakan dewasa ini persaingan semakin ketat, siapa yang bisa menjadi yang terbaik, dialah yang pantas untuk diterima. Termasuk juga terbaik dalam hal membuat CV curiculum vitae. Lalu bagaimana cara membuat daftar riwayat hidup yang baik dan benar?

Cara Membuat Curriculum Vitae / Daftar Riwayat Hidup

Menyusun sebuah CV sebenarnya sudah banyak dibagikan di Internet, ada banyak juga yang sudah menguraikan bagaimana cara membuat resume yang baik dan benar yang tujuannya adalah untuk memberikan informasi kepada Anda agar bisa menyusun sebuah daftar riwayat hidup yang menarik, baik dan benar. namun secara umum, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat ingin membuat CV seperti yang akan saya jelaskan berikut ini :

A. Urutan Penulisan Curriculum Vitae (Daftar Riwayat Hidup)

1. Identitas (Data Pribadi)
Pada bagian ini, cantumkan data diri Anda yang meliputi : nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, Agama, kewarganegaraan, tinggi dan berat badan, status perkawinan, alamat lengkap, No. telepon atau HP serta email.

2. Latar Belakang Pendidikan
Pada bagian ini, silahkan cantumkan latar belakang pendidikan Anda, baik pendidikan formal atau non formal yang pernah Anda ikuti, lengkap dengan jenjang studi, jurusan, tahun masuk dan tahun lulus dan nama lembaganya. Ditulis dengan urutan yang dimulai dari pendidikan formal, baru kemudian pendidikan non formal.

3. Kemampuan
Di bagian ini uraikan secara singkat tentang kemampuan Anda yang berhubungan (relevan) dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Misalnya Anda melamar kerja di bidang Administrasi, maka jelaskan bahwa Anda memahami administrasi dan biasa bekerja dalam menggunakan komputer. Kemampuan yang Anda tulis tersebut harus benar adanya, jangan mencantumkan kemampuan yang sebenarnya tidak Anda miliki.

4. Pengalaman Kerja
Pada bagian ini, gambarkan secara singkat ke dalam Curriculum Vitae tentang pekerjaan yang sudah pernah Anda kerjakan pada perusahaan sebelumnya, disertai dengan jabatan / posisi, jenis pekerjaan, tugas dan tanggung jawab serta prestasi (jika ada). Dan jangan lupa juga mencantumkan masa kerja / periode kerja, yakni bulan dan tahun mulai menempati dan mengakhiri pekerjaan pada posisi tersebut.

5. Pengalaman Organisasi (jika ada)
Di bagian ini silahkan cantumkan pengalaman organisasi yang berhubungan dengan jenis pekerjaan yang dilamar. Namun jika tidak ada yang berhubungan, jangan dicantumkan.

6. Referensi Kerja (jika ada)
Jika diperlukan, cantumkan orang yang bisa dihubungi oleh panitia seleksi lamaran kerja untuk menanyakan perihal penting seputar diri Anda (biasanya nama atasan tempat anda bekerja sebelumnya). Pada bagian ini, Anda harus yakin atau memastikan terlebih dahulu bahwa orang yang namanya Anda cantumkan dalam curiculum vitae tersebut adalah orang yang benar-benar tahu tentang diri Anda serta akan memberikan informasi yang positif tentang Anda. Namun jika Anda ragu orang tersebut apa akan memberikan informasi yang positif tentang diri Anda, maka Anda tidak perlu untuk mencantumkan referensi kerja ini.

7. Pengalaman lain yang menunjang (jika ada)
Dan jika ada, silahkan cantumkan juga pengalaman lain yang menunjang. Namun sebaiknya yang berhubungan dengan jenis pekerjaan yang dilamar tersebut. Apabila Anda melamar pada bagian / posisi Tenaga IT (Informasi Teknologi), maka pengalaman Anda sebagai Kepala Desa atau Juara Lompat Karung tentu tidak sangat relevan. Jadi lewati saja jika tidak ada pengalaman yang berhubungan.

Baca juga : Contoh Surat Lamaran Kerja Hotel

B. Kertas & Huruf, Foto dan Dokumen Pendukung Lainnya

1. Gunakan kertas putih polos
Kertas yang digunakan untuk membuat curriculum Vitae yang baik dan benar hendaknya menggunakan kertas polos atau tidak menggunakan dasar bergambar (backgroud image). Dan sebaiknya tidak menggunakan formulir CV yang dijual di toko - toko.

2. Diketik dengan huruf standar surat resmi
Daftar Riwayat Hidup sebaiknya diketik, jangan ditulis tangan. Gunakan jenis huruf dan ukuran yang standar (warna hitam), misalnya font jenis Times New Roman dan Arial.

3. Foto terbaru
Silahkan lampir juga pas foto terbaru ukuran 3x4 atau 4x6 atau sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan yang dilamar. Sebaiknya berpakaian resmi dan formal (misalkan jas lengkap dengan dasi).

4. Dokumen pendukung
Jangan lupa lampirkan juga dokumen atau berkas-berkas lain yang dituliskan dalam CV (resume), seperti Fotocopy Ijazah, Transkrip Nilai, Sertifikat atau penghargaan dan sebagainya. Supaya dokumen pendukung yang dilampirkan tidak terlalu banyak, alangkah baiknya Anda menyeleksi terlebih dahulu dokumen mana yang paling penting untuk dilampirkan.

NB:
Apabila transkrip nilai Anda tidak bagus, sebaiknya jangan dilampirkan. Karena curriculum vitae atau resume tersebut adalah promosi tentang diri Anda. Namun, jika perusahaan yang sedang merekrut pekerja mensyaratkan / menetapkan untuk melampirkan transkrip nilai, maka Anda harus melampirkannya. Dan sebaliknya, jika transkrip nilai Anda bagus, justru Anda wajib harus melampirkannya.

Dari uraian saya di atas, saya berharap Anda sudah bisa membuat curriculum vitae CV atau daftar riwayat hidup yang menarik, baik dan benar. Sehingga pihak perusahaan / instansi tempat Anda melamar pekerjaan bisa mempertimbangkan Anda untuk diterima pada perusahaannya. Berikut ini saya sediakan 3 Contoh CV lamaran kerja terbaik dan terbaru saat ini.



NB. Tunggu 5 detik kemudian klik Skip Ad

About Iman Roems

Nama saya Sudirman Rumakefing, namun dalam ngeblog saya sering menggunakan Nama Iman Roems. Saya asli dari Maluku, sekarang bekerja di salah satu Perguruan Tinggi di Ambon, dan sekarang menetap di Ambon - Maluku..
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment


Top